Teh Hitam sebagai Tanaman Obat: bagian #2

Posted on September 23, 2013
Lanjutan dari artikel Teh Hitam sebagai Tanaman ObatTeh hitam dapat digunakan untuk mengurangi kolesterol. Theaflavin dapat mengurangi level kolesterol dalam darah dengan mereduksi produksi LDL (Low-Density Lipoprotein) yang dapat menyebabkan stroke dan gangguan liver (Maron dkk, 2003).Theaflavin dalam teh hitam dapat meregulasi pertumbuhan, pertahanan dan metastasis sel kanker dalam level DNA, RNA dan protein. Theaflavin akan mereduksi angiogenesis (implikasi sel kanker) dengan mengurangi faktor produksi pertumbuhan pembuluh darah endothelium dan reseptor fosforilasi.Produksi Nitrit oksida akan direduksi oleh theaflavin dengan menekan sintase nitrit oksida dengan cara memblok translokasi NF-kappaB sehingga mengurangi aktifitas IkappaB kinase. Metastasis terhambat melalui efek urokinase dan matriks metallaproteinase.Theaflavin menghambat tumor nekrosis faktor-alfa melalui ekspresi gen interleukin-8 (LEF, 2009). Selain itu senyawa aktif seperti theaflavin dan thearubigin merupakan senyawa antioksidan yang dapat digunakan untuk mencegah penuaan dini (Maxwell dan Thorpe,1996).Kontra indikasi dari Teh hitam ini antara lain : Ibu hamil karena teh hitam mengandung kaffein, Ibu menyusui yang dapat menyebabkan iritasi pada bayi, penderita Anemia salah satu komponen teh hitam dapat mengurangi zat besi, penderita penyakit kegugupan karena kandungan kafein dalam teh hitam, penderita Glaucoma karena peningkatkan tekanan di mata selama beberapa jam,Wanita dengan kondisi hormon yang sensitif berkaitan dengan level estrogen (Russo, 2010).Sumber : http://febjoki.blogspot.com/2012/02/potensi-teh-hitam-sebagai-tanaman-obat.html
Ingin bergabung di franchise minuman teh / waralaba minuman teh? Klik disini 🙂 Untuk tahu apa saja keuntungan-keuntungan dan detail franchise minuman teh asetehe, silahkan baca di halaman beranda.

No Replies to "Teh Hitam sebagai Tanaman Obat: bagian #2"


    Got something to say?